Minggu, 22 Februari 2015

Alasan Dibalik Malasnya Pegawai Anda

Malasnya pegawai bekerja ternyata berkaitan erat dengan identitas diri dan pekerjaannya. Identitas diri ternyata sangat berpengaruh kepada performa mereka bekerja. Mereka akan malas bekerja ketika merasakan krisis identitas dengan pekerjaannya. Pegawai anda mungkin tidak dapat menemukan diri mereka dalam pekerjaannya. Mereka tidak merasa bahwa mereka bekerja sebagai dan untuk dirinya sendiri.
Perasaan krisis identitas tersebut tentu membuat pegawai anda merasa tidak melakukan sesuatu yang berharga dan pada akhirnya kehilangan motivasi bekerja. Sebagai contoh, sebuah rumah sakit memiliki siklus pergantian kerja bagi perawat yang cukup tinggi. Tidak ada banyak perawat yang bersedia bekerja untuk waktu yang lama. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu karena perawat tersebut tidak merasa bahwa mereka memiliki identitas sebagai perawat. Mereka tidak melihat bahwa bekerja sebagai perawat adalah hal yang membanggakan. Singkatnya, jiwa mereka tidak terpanggil untuk bekerja sebagai perawat.
1
Lalu, apa yang seharusnya pihak rumah sakit lakukan untuk memperbaiki system kerja seperti diatas? Jika permasalahan identitas diri menjadi yang utama, maka sebaiknya diadakan masa orientasi bagi perawat untuk paham bahwa betapa baik dan membanggakannya bekerja untuk menolong banyak orang. Dengan orientasi tersebut, cara pandang terhadap pekerjaan merawat pun akan berubah dan para perawat juga akan betah bekerja dalam waktu yang lama. Kuncinya, berikan motivasi kerja yang tepat untuk pegawai anda agar ia tidak malas.
Motivasi selalu menjadi permasalahan utama dalam krisis identitas. Kebanyakan orang memiliki performa kerja yang buruk bukan karena mereka tidak cukup kompeten dalam pekerjaannya. Hal tersebut disebabkan oleh tidak adanya koneksi diantara pekerjaan dan identitas diri. Sebagai pemimpin, anda harus memberikan banyak motivasi kepada pegawai anda. Tidak hanya sekedar semangat, namun juga disertai pengertian bahwa pekerjaan mereka sangat penting bagi perusahaan dan banyak orang lainnya.
Jika anda melihat pegawai anda malas bekerja, jangan hanya bisa marah, memberikan ancaman dan banyak tekanan. Perlakuan keras tersebut tidak akan berguna karena pegawai anda tidak memiliki koneksi pada pekerjaannya. Orang akan melakukan yang terbaik ketika mereka memiliki ikatan khusus dengan apa yang mereka kerjakan.

Jumat, 20 Februari 2015

Sekilas Tentang Bima ( MAHABHARATA )

Bima
भीम
Relief Bima di Kuil Ganigitti, Hampi, India.
Relief Bima di Kuil Ganigitti, Hampi, India.
Tokoh Mahabharata
NamaBima
Ejaan Dewanagariभीम
Ejaan IASTBhīma
Nama lainWerkodara, Bimasena, Bayusuta, Bratasena, Blawa
Kitab referensiMahabharata,BhagawadgitaPurana
AsalKerajaan Kuru
KediamanHastinapura, lalu pindah keIndraprastha
KastaKesatria
ProfesiKesatria, juru masak (saat masa penyamaran)
DinastiCandra
KlanKuru
SenjataGada
AyahBayu (de facto),
Pandu (sah)
IbuKunti
IstriDropadiHidimbi, Walandara
AnakGatotkaca, Sutasoma, Sarwaga, Antareja,Antasena
Bima (DewanagariभीमIASTBhīma) atau Bimasena (DewanagariभीमसेनIASTBhīmaséna) adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan putra Kunti, dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh,[1] walaupun sebenarnya berhati lembut. Di antara Pandawa, dia berada di urutan kedua dari lima bersaudara. Saudara seayahnya ialah Hanomanwanara terkenal dalam epos RamayanaMahabharata menceritakan bahwa Bima gugur di pegunungan bersama keempat saudaranya setelah Bharatayuddha berakhir. Cerita tersebut dikisahkan dalam jilid ke-18 Mahabharata yang berjudul Mahaprasthanikaparwa. Bima setia pada satu sikap, yaitu tidak suka berbasa-basi, tak pernah bersikap mendua, serta tidak pernah menjilat ludahnya sendiri.

Etimologi

Kata bhīma dalam bahasa Sanskerta artinya kurang lebih adalah 'hebat', 'dahsyat', 'mengerikan'.[2] Nama lain Bima yaitu Wrekodara, dalam alih aksara bahasa Sanskerta dieja vṛkodhara, artinya ialah "perut serigala", dan merujuk ke kegemarannya makan.[3] Nama julukan yang lain adalah Bhīmasena yang berarti panglima perang.

Kelahiran

Dalam wiracarita Mahabharata diceritakan bahwa Pandu tidak dapat membuat keturunan akibat kutukan dari seorang resi di hutan.Kunti (istri Pandu) berseru kepada Bayu, sang dewa angin. Dari hubungan Kunti dengan Bayu, lahirlah Bima. Atas anugerah dari Bayu, Bima menjadi orang yang paling kuat dan penuh dengan kasih sayang.

Masa muda


Bima kecil bergumul dengan para ular.
Pada masa kanak-kanak, kekuatan Bima tidak ada tandingannya di antara anak-anak sebayanya. Kekuatan tersebut sering dipakai untuk menjahili para sepupunya, yaitu Korawa. Duryodana—salah satu Korawa—sangat benci dengan sikap Bima yang selalu jahil. Kebencian tersebut berkembang menjadi niat untuk membunuh Bima. Pada suatu hari ketika para Korawa serta Pandawa pergi bertamasya di daerah sungai GanggaDuryodana menyuguhkan makanan dan minuman kepada Bima, yang sebelumnya telah dicampur dengan racun. Karena Bima tidak curiga, ia menyantap makanan tersebut. Makanan tersebut membuat Bima jatuh pingsan, lalu tubuhnya diikat kuat-kuat oleh Duryodana dengan menggunakan tanaman menjalar, setelah itu dihanyutkan ke sungai Gangga dengan rakit. Saat rakit yang membawa Bima sampai di tengah sungai, ular-ular yang hidup di sekitar sungai tersebut mematuk badan Bima. Secara ajaib, bisa ular tersebut berubah menjadi penangkal bagi racun yang dimakan Bima. Ketika sadar, Bima langsung melepaskan ikatan tanaman menjalar yang melilit tubuhnya, lalu ia membunuh ular-ular yang menggigit badannya. Beberapa ular menyelamatkan diri untuk menemui rajanya, yaitu Antaboga (Naga Basuki). Saat Antaboga mendengar kabar bahwa putra Pandu yang bernama Bima telah membunuh anak buahnya, ia segera menyambut Bima dan memberinya minuman, yang semangkuknya memiliki kekuatan setara dengan sepuluh gajah.[4] Bima meminumnya tujuh mangkuk, sehingga tubuhnya menjadi sangat kuat, setara dengan tujuh puluh gajah. Bima tinggal di istana Naga Basuki selama delapan hari, dan setelah itu ia pulang.
Pada usia remaja, Bima dan saudara-saudaranya dididik dan dilatih dalam bidang militer oleh Drona. Dalam mempelajari senjata, Bima lebih memusatkan perhatiannya untuk menguasai ilmu menggunakan gada, sebagaimana Duryodana. Mereka berdua menjadi murid Baladewa, yaitu saudara Kresna yang mahir dalam menggunakan senjata gada. Dibandingkan dengan Bima, Baladewa lebih menyayangi Duryodana, dan Duryodana juga setia kepada Baladewa.

Peristiwa di Waranawata

Ketika Bima beserta ibu dan saudara-saudaranya berlibur di Waranawata, ia dan Yudistira sadar bahwa rumah penginapan yang disediakan untuk mereka, telah dirancang untuk membunuh mereka serta ibu mereka. Pesuruh Duryodana, yaitu Purocana telah membangun rumah tersebut sedemikian rupa dengan bahan seperti lilin sehingga cepat terbakar. Bima hendak segera pergi, namun atas saran Yudistira mereka tinggal di sana selama beberapa bulan.
Pada suatu malam, Dewi Kunti mengadakan pesta dan seorang wanita yang dekat dengan Purocana turut hadir di pesta itu bersama dengan kelima orang puteranya. Ketika Purocana beserta wanita dan kelima anaknya tersebut tertidur lelap karena makanan yang disuguhkan oleh Kunti, Bima segera menyuruh agar ibu dan saudara-saudaranya melarikan diri dengan melewati terowongan yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian, Bima mulai membakar rumah lilin yang ditinggalkan mereka. Oleh karena ibu dan saudara-saudaranya merasa mengantuk dan lelah, Bima membawa mereka sekaligus dengan kekuatannya yang dahsyat. Kunti digendong di punggungnya, Nakula dan Sadewa berada di pahanya, sedangkan Yudistira dan Arjuna berada di lengannya.[5]
Ketika keluar dari ujung terowongan, Bima dan saudaranya tiba di sungai Gangga. Di sana mereka diantar menyeberangi sungai oleh pesuruh Widura, yaitu menteri Hastinapurayang mengkhwatirkan keadaan mereka. Setelah menyeberangi sungai Gangga, mereka melewati Sidawata sampai Hidimbawana. Dalam perjalanan tersebut, Bima memikul semua saudaranya dan ibunya melewati jarak kurang lebih tujuh puluh dua mil.

Peristiwa di Hidimbawana

Di Hidimbawana, Bima bertemu dengan raksasa wanita bernama Hidimbi. Hidimbi menyamar menjadi wanita normal dan jatuh cinta kepada Bima. Hidimba (kakak Hidimbi) marah karena Hidimbi telah jatuh cinta dengan seseorang yang seharusnya menjadi santapan mereka. Perkara itu berujung pada perkelahian antara Bima dengan Hidimba. Bima memenangkan pertarungan dan berhasil membunuh Hidimba. Kemudian Bima menikah dengan Hidimbi. Seorang putra yang diberi nama Gatotkaca lahir dari perkawinan mereka. Bima dan keluarganya tinggal selama beberapa bulan bersama dengan Hidimbi dan Gatotkaca, setelah itu mereka melanjutkan perjalanan.

Pembunuh Raksasa Baka

Bima bertarung dengan raksasa Baka.
Setelah melewati Hidimbawana, para Pandawa beserta ibunya tiba disebuah kota yang bernama Ekacakra. Di sana mereka menumpang di rumah keluarga brahmana. Pada suatu hari ketika Bima dan ibunya sedang sendiri, sementara keempat Pandawa lainnya pergi mengemis, brahmana pemilik rumah memberitahu mereka bahwa seorang raksasa yang bernamaBakasura meneror kota Ekacakra. Atas permohonan penduduk desa, raksasa tersebut berhenti mengganggu kota, namun sebaliknya seluruh penduduk kota diharuskan untuk mempersembahkan makanan yang enak serta seorang manusia setiap minggunya. Kini, keluarga brahmana yang menyediakan tempat tinggal bagi mereka yang mendapat giliran untuk mempersembahkan salah seorang keluarganya. Merasa berhutang budi dengan kebaikan hati keluarga brahmana tersebut, Kunti berkata bahwa ia akan menyerahkan Bima yang nantinya akan membunuh raksasa Baka. Mulanya Yudistira sangsi, namun akhirnya ia setuju.
Pada hari yang telah ditentukan, Bima membawa segerobak makanan ke gua Bakasura. Di sana ia menghabiskan makanan yang seharusnya dipersembahkan kepada sang raksasa. Bakasura merasa terhina atas kelakuan Bima. Ia marah dan menyerang Bima. Setelah pertarungan berlangsung lama, Bima meremukkan tubuh Bakasura. Lalu ia menyeret tubuh Bakasura sampai di pintu gerbang Ekacakra. Atas usaha Bima, kota Ekacakra menjadi tenang kembali. Ia dan keluarganya tinggal di sana selama beberapa lama, sampai akhirnya Pandawa memutuskan untuk pergi ke Kampilya, ibukota Kerajaan Panchala, karena mendengar cerita mengenai Dropadi dari seorang brahmana. Bima juga mempunyai anak dari Dropadi bernama Sutasoma, sedangkan anak dari pernikahannya dengan Putri Balandhara dari Kerajaan Kashi adalah Sarwaga. Semua anak Bima gugur dalam Perang di Kurukshetra.

Bima dalam Bharatayuddha

Dalam perang di Kurukshetra, Bima berperan sebagai komandan tentara Pandawa. Ia berperang dengan menggunakan senjata gada. Pada hari terakhir Bharatayuddha, Bima berkelahi melawan Duryodana dengan menggunakan senjata gada. Pertarungan berlangsung dengan sengit dan lama, sampai akhirnya Kresna mengingatkan Bima bahwa ia telah bersumpah akan mematahkan paha Duryodana. Seketika Bima mengayunkan gadanya ke arah paha Duryodana. Setelah pahanya diremukkan, Duryodana jatuh ke tanah, dan beberapa lama kemudian ia mati. Baladewa marah hingga ingin membunuh Bima, namun ditenangkan Kresna karena Bima hanya ingin menjalankan sumpahnya.

Bima dalam pewayangan Jawa

Bima sebagai tokoh wayang Jawa.

Sifat

Bima memiliki sifat gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur, serta menganggap semua orang sama derajatnya, sehingga dia digambarkan tidak pernah menggunakan bahasa halus (krama inggil) atau pun duduk di depan lawan bicaranya. Bima melakukan kedua hal ini (bicara dengan bahasa krama inggil dan duduk) hanya ketika menjadi seorang resi dalam lakon Bima Suci, dan ketika dia bertemu dengan Dewaruci. Ia mahir bermain gada, serta memiliki berbagai macam senjata, antara lain: Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala, Alugara, Bargawa (kapak besar), dan Bargawasta. Sedangkan jenis ajian yang dimilikinya antara lain: Aji BandungbandawasaAji KetuglindhuAji Bayubraja dan Aji Blabak Pangantol-antol.
Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu: Gelung Pudaksategal, Pupuk Jarot Asem, Sumping Surengpati, Kelatbahu Candrakirana, ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Sedangkan beberapa anugerah dewata yang diterimanya antara lain: Kampuh atau Kain Poleng Bintuluaji, Gelang Candrakirana, Kalung Nagasasra, Sumping Surengpati dan Pupuk Pudak Jarot Asem.
Dalam pencarian jati dirinya, Bima sering diberi tugas oleh gurunya—yang sesungguhnya dihasut oleh para Korawa untuk membunuh Bima—yang terasa mustahil untuk dikerjakan, seperti mencari kayu gung susuhing angin dan air banyu perwitasari, yang akhirnya membawa Bima bertemu dengan Dewaruci

Istri dan keturunan

Bima tinggal di kadipaten Jodipati, wilayah Indraprastha. Ia mempunyai tiga orang istri dan tiga orang anak, yaitu:
  1. Dewi Nagagini, berputra (mempunyai putra bernama) Arya Anantareja,
  2. Dewi Arimbi, berputra Raden Gatotkaca dan
  3. Dewi Urangayu, berputra Arya Anantasena.
Menurut versi Banyumas, Bima mempunyai satu istri lagi, yaitu Dewi Rekatawati, berputra Srenggini.

Cara Jitu Mengontrol Keuangan Remaja

Kesuksesan seseorang dalam kehidupannya bukan hanya semata karena seberapa jeli mereka melihat peluang bisnisyang ada, bukan hanya sekedar dari seberapa besar penghasilan yang mereka dapatkan, namun ada satu faktor yang sangat penting yang tidak bisa dilupakan begitu saja yaitu bagaimana cara seseorang untuk mengontrol dan mengatur keuangannya.
Seberapa besarpun keuntungan yang kita dapatkan itu semua tidak akan ada artinya jika kita juga memiliki jumlah pengeluaran yang besar. Terutama pada remaja yang masih memiliki pendapatan yang relatif sedikit namunmemiliki keinginan yang besar terhadap banyak hal.
Untuk menangani hal tersebut agar tidak menimbulkan efek yang buruk bagi keuangan remaja terlebih bagikelangsungan masa depannya kelak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diterapkan dalam pola hidup remaja,tips mengontrol keuangan remaja agar mereka telah terbiasa untuk mengontrol dan mengatur keuangan mereka  sejak dini dan mendatangkan manfaat yang baik bagi masa depan.
  1. Tanamkan pemahaman pendidikan, kerja keras dan masa depan keuangan
    Sangat penting membuat anak remaja menyadari pendidikan dan kerja keras berhubungan dengan masa depan keuangan mereka. Sebaiknya ajari mereka membuka rekening tabungan dan mulai mengatur pengeluarannya.
  2. Diajarkan mengelola biaya sendiri
    Ajarkan mereka menyimpan dan mengelola pengeluaran sendiri. Di sini orang tua tidak berperan banyak agar mereka lebih bertanggung jawab pada keuangannya sendiri.
  3. Memberikan insentif
    Libatkan mereka dalam transaksi keuangan. Misalnya jika mereka ingin menabung untuk membeli sesuatu barang favorit. Sesekali tambahkan uang insentif atas jerih payahnya menyisihkan uang. Dengan begitu mereka bisa lebih termotivasi meningkatkan jumlah nominal uang yang ditabung.
  4. Hati-hati membuat anggaran dan pengeluaran
    Batasi penggunaan kartu kredit. Ajari mereka membuat anggaran dan pengeluaran belanja untuk memenuhi kebutuhan yang memang diperlukan.
Berikut beberapa tips megontrol keuangan remaja yang bisa anda terapkan pada si anak, semoga bisa berdampak baik dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup anak pada masa depannya.
Silahkan mencoba.

Kamis, 19 Februari 2015

Kesalahan Finansial Yang Harus Dihindari Pada Usia 20-an

Menjadi sesorang yang sukses pada usia muda tentu menjadi dambaan setiap orang. Memiliki pekerjaan tetap ataupun melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi menjadi pilihan yang sangat baik dan tepat untuk dilakukan. Terlebih jika anda telah mampu membiayai seluruh keperluan hidup anda dengan penghasilan anda sendiri, tentu akan menjadi sebuah prestasi yang membanggakan bagi diri anda maupun orang tua.
Namun itu semua bukanlah sebuah rencana yang anda bisa dapatkan dengan mudah tanpa tantangan, karena usia 20-an ialah masa dimana seseorang mengalami masa peralihan dari anak-anak, remaja, menuju dewasa dan masih meraba untuk menemukan jati dirinya. Tak sedikit anak muda yang justru jatuh dalam keterpurukan ekonomi pada usia mudanya akibat melakukan kesalahan finansial.
Bagi anda yang masih berusia 20-an tentu tidak ingin mengalami hal yang sama, maka anda harus mengetahui beberapa kesalahan finansial yang biasa terjadi pada usia 20-an tersebut. Mari kita simak ulasannya berikut ini.

1. Gegabah Memutuskan untuk Kredit Kendaraan Pribadi

Saat ini Kendaraan pribadi menjadi primadona bagi kaum anak muda, namun sebenarnya hal ini belum menjadi kebutuhan yang mendesak bagi anak muda, akan lebih baik jika uang tersebut di tabung terlebih dahulu dan tidak mengikuti gaya hidup anak muda lainya. kendaraan pribadi hanyalah keinginan bagi anak muda bukan kebutuhan, mereka cenderung membeli hanya untuk gaya-gayan yang bisa di pamerkan kepada teman-teman agar di anggap mempunyai bukti dari hasil kerjamu sendiri.

2. Gagal Mengontrol Pengeluaran Sosial

Salah satu kesalahan finansial lainya adalah gagalnya mengontrol pengeluaran sosial seperti terlalu boros ketika sedang berkumpul bersama teman-teman atau terlalu sering berlibur ke luar kota. Aturlah keuangan anda jangan sampai habis semua apalagi sampai tidak cukup, selama satu minggu pilih 2 hari saja untuk bersenang-senang dan sisanya isilah dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus tidak mengeluarkan biaya.

kesalahan-uang-smartasset

3. Sudah Mulai Berhutang Sejak Usia Muda

Usia muda memang masa-masa menyenangkan dan tentunya banyak godaan untuk membeli barang-barang yang terbaru demi gengsi semata, namun tahukah anda jika gaya hidup yang boros ini terus-menerus anda jalani maka besar kemungkinan anda akan terjerat kedalam hutang. Inilah kesalahan anak muda di usia 20-an yaitu berhutang, hal ini akan menjadi kebiasaan buruk hingga anda tua nanti. Lebih baik menabung sejak usia muda dan menekan diri sekuat mungkin terhadap godan untuk membeli hal-hal yang tidak perlu,. So, bedakanlah antara kebutuhan dan keinginan.

4. Tidak Punya Rencana Masa Depan yang Jelas

Di masa muda terkadang seseorang lupa untuk mengatur rencana masa depan mereka, di pikiranya hanyalah senang-senang saja. Anda akan kesulitan finansial di usia tua jika hal ini tidak anda ubah secepatnya, mulailah berpikir dan merencanakan untuk berinvestasi di usia muda agar tidak menyesal nantinya karena tidak selamanya anda akan bekerja.

5. Gampang Tergoda Iklan dan Punya Sifat Konsumtif

Anak muda memang sangat muda tergoda dengan iklan, apalagi barang-barang yang di tawarkan merupakan barang keluaran terbaru d masanya. Namun sebisa mungkin hindarilah prilaku konsumtif ini karena hanya akan merugikan diri sendiri dan membuat pengeluaran anda semakin membengkak.

Kesalahan-Finansial-Di-Usia-30-Tahun

6. Kuliah Tidak Dijalani dengan Serius Sekalipun Biayanya Sangat Besar

Pendidikan merupakan investasi untuk masa depan anda karena gelar sarjana yang di dapatkan akan berguna sebagai modal untuk mendapatkan pekerjaan di perusahan besar dan tentunya dengan gaji yang tinggi. Namun saat ini kita lihat banyak anak muda yang menyia-nyiakan pendidikan mereka dan tidak serius menjalaninya. Hal ini hanya akan menjadi penyesalan bagi anda di masa yang akan datang karena tanpa rencana karir yang jelas dan keseriusan menjalani kuliah maka kemungkinan dimasa depan anda akan mengalami kesulitan finasial dan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

7. Tidak Menyiapkan Dana Darurat

Terkadang hal ini di anggap sepele oleh sebagian anak muda di usia 20-an , namun tahukah anda bahwa dengan menyiapkan dana darurat adalah cara paling aman untuk mengantisipasi kondisi tak terduga yang bisa terjadi kapanpun seperti mendadak sakit, di pecat dari pekerjaan dan lain-lain. Mulailah menyiapkan dana darurat sejak muda karena sangat bermanfaat di kemudian hari.

8. Nekat Menikah Walaupun Belum Punya Kemampuan Finansial yang Mumpuni

Menikah merupakan Ibadah dan pasti setiap orang menginginkan pernikahan, namun sebelum anda melangkah ke pelaminan pastikan jika anda siap secara mental dan finansial. Bagi anak muda yang menikah tanpa punya kemampuan finansial yang mencukupi maka hal ini merupakan suatu kesalahan, cobalah untuk meniti karir terlebih dahulu karena di usia 20-an biasanya usia produktif bagi anak muda.
Jika anda tidak ingin mengalami hal yang sama dan jatuh dalam keterpurukan ekonomi pada masa muda anda, hindarilah beberapa hal yang telah kami sampaikan berikut. Tetap percaya pada kemampuan diri anda, dan tidak kenal lelah dalam berusaha demi meraih kesuksesan diri anda. Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat bagi anda.

Rabu, 18 Februari 2015

Cara Yang Harus Dilakukan Untuk Mengelola Keuangan Di usia 20-an

Pada Usia 20-an sebagian besar dari kita pada umumnya belum mengetahui banyak masalah keuangan. Ini yang seharusnya menjadi pelajaran bagi kita, ketidaktahuan tersebut bisa membuat keuangan Anda “dirampok” secara perlahan lahan. Pendiri  dan CEO Learn Vest, Alexa Von Tobel berpendapat “jika anda bisa menghindari kesalahan pengelolaan keuangan ketika berusia 20 Anda bisa menikmati hidup lebih baik pada usia 30-an dan 40-an”. Betapa pentingnya mengetahui bagaimana mengelola keuangan didasarkan pada tanggung jawab yang bisa menjadi permasalahan besar di kehidupan mendatang.
dana pensiun
1.Cobalah berfikir  karier apa yang akan dijalani
Mulailah memikirkan karier apa yang akan Anda pilih untuk dijalani kedepannya, sesuaikan dengan hobi atau kemampuan Anda, jika Anda sudah punya pilihan, fokus dan dalami bidang yang Anda pilih. Pastikan Anda belajar banyak  tentang hal – hal yang bisa menunjang karier Anda kedepannya.
2.Mulai menabung dana pensiun
Meskipun usia Anda masih 20 tahun, akan lebih baik jika anda merencanakan dan pensiun anda lebih awal. Sebagai gambaran Anda berencana mulai bekerja pada usia 25 tahun dan menargetkan pensiun pada usia 65. Katakanlah Anda hidup Hingga usia 95 tahun, artinya 40 tahun bekerja digunakan untuk membayar 70 tahun kehidupan anda. Jika anda tidak memulai lebih cepat < Anda tidak akan memiliki persiapan untuk pensiun.
dana darurat 2 res
3.Perkuat dana darurat
Dunia kerja bukanlah sesuatu yang mutlak bisa Anda miliki, hal – hal buruk bisa saja menimpa anda dalam pekerjaan misalnya seperti  rekan kerja yang tidak “kooperatif” atau hal lain yang bisa membuat anda berhenti bekerja.  Mulailah sisihkan uang untuk memiliki dana darurat yang secara otomatis diambil dari tabungan anda sehingga semua terasa seperti kewajiban yang harus Anda bayar. Dengan demikian keuangan Anda bisa aman dan terencana.
health insurance res
4.Miliki asuransi keuangan
Banyak orang berfikir memiliki asuransi kesehatan adalah hal bisa dilakukan setelah menikah dan mempunyai anak. Tetapi penyakit dan sebuah kecelakaan bisa datang kapan saja, meskipun dirasa sangat mahal, asuransi kesehatan adalah hal yang penting saat Anda membutuhkannya.
4 langkah tersebut bisa membawa kesuksesan bagi Anda dalam merencanakan keuangan di masa yang akan datang. 

Selasa, 17 Februari 2015

Tip Menghabiskan Uang di Usia 20 an

Memiliki kehidupan yang mapan pada usia muda merupakan suatu impian yang di harapkan oleh setiap orang. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk meraih hal tersebut. Tentu saja dengan niat yang kuat dan kerja keras semua itu anda bisa raih. Setelah anda keluar dari dunia sekolah dan mulai meniti karir bekerja pada suatu perusahaan, tentu saja anda ingin hidup mandiri dengan tidak lagi mengandalkan sokongan biaya dari orang tua.
Kemandirian pada hidup anda tentu sangat baik adanya namun ada beberapa hal yang harus anda perhatikan pada awal periode kemandirian hidup anda terutama dalam hal keuangan anda. Terlebih jika gaji anda semakin lama semakin meningkat dan anda harus menjadi seseorang yang bijak dalam mengatur uang anda tersebut. Tak jarang para pekerja muda yang seharusnya meraih kesuksesan justru terpuruk dalam masalah ekonomi akibat perilaku konsumtif berlebihan yang tidak efektif dan menghabiskan uang hanya untuk suatu hal yang sia-sia.
Tentu saja anda tidak menginginkan hal yang sama terjadi pada hidup anda. Lalu, bagaimana dengan anda? Sudahkan Anda Menghabiskan Uang di Usia 20 an dengan cara yang tepat? Simak beberapa cara menghabiskan uang tepat berikut ini.

1. Habiskan Uang Anda Untuk Pendidikan

pendidikan laruno
Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting yang akan membawa diri anda pada kesuksesan, meskipun anda telah lulus bersekolah akan jauh lebih baik adanya jika anda melanjutkan pendidikan anda pada jenjang yang lebih tinggi dan akan menjadikan anda memiliki nilai tambah yang lebih dalam menghadapi persaingan dengan para tenaga kerja lainnya. Terlebih standarisasi pendidikan dalam dunia kerja kini semakin meningkat.

2. Habiskan Uang Anda Untuk Berwisata Kuliner

kuliner - laruno
Tidak ada hal yang lebih nikmat daripada mengeluarkan sejumlah uang yang banyak untuk memenuhi nafsu makan anda. Jangan pernah menyesal membayar mahal untuk sajian makanan yang nikmat. Sama seperti traveling, anda pantas menghadiahi dirimu dengan makanan yang enak dan mengenyangkan. Dengan catatan: seenak apapun makanannya, anda harus tetap memperhatikan pengaruhnya terhadap kesehatan.

3. Jangan Menghamburkan Uang Untuk Membeli Mobil Baru

Mobil belum bisa dikategorikan sebagai investasi jika hanya dipakai buat memamerkan apa yang anda miliki. Saat anda membeli mobil baru, nilai kendaraan tersebut akan segera turun teratur. Jika kamu benar-benar butuh mobil, ada baiknya anda membeli mobil bekas yang baru dipakai pemilik aslinya selama satu tahun. Jangan pernah menghamburkan uang hanya untuk gengsi diri anda semata.

4. Habiskan Uang Anda Untuk Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

gym - laruno
Uang yang diinvestasikan ke dalam kesehatan tubuh pasti akan memberi hasil, dalam jangka pendek maupun panjang. Jika anda merupakan salah satu orang yang malas berolahraga, ikutlah keanggotaan gym dengan membayar di muka sehingga anda merasa rugi jika luput latihan seminggu sekali. Memiliki perlengkapan, sepatu, dan pakaian olahraga yang ciamik ala atlet akan memotivasi anda untuk rutin berolahraga. Mengeluarkan uang yang lebih untuk makanan-minum yang sehat disertai vitamin akan memberi kualitas pada kehidupan anda.

5. Sisihkan Uang Anda Untuk Traveling

traveling - laruno
Pernahkah anda mendengar ungkapan “Traveling is the only thing you buy that makes you richer” ? Jika anda pria mapan berusia 20-an, ada baiknya anda percaya pada kutipan di atas. Semua hasil kerja keras anda akan terasa setimpal dengan perjalanan yang anda lalui. Pergi berkelana akan memperkaya pengetahuan, memperkaya pemahaman soal manusia dan kebudayaannya.Traveling meruapakan sebuah sarana yang mampu memberikan kesegaran pada jiwa dan pikiran anda setelah anda merasa penat dalam aktivitas keseharian anda.

6. Habiskan Uang Anda Untuk Berinvestasi Demi Hari Tua

hari tua - laruno
Menabung uang di bank memang memberi rasa aman dan stabilitas. Namun demi masa tua yang terjamin, anda harus berani mengubah uang anda tersebut menjadi aset. Jika modalnya sudah cukup, mulailah membuat usaha yang selama ini anda impikan. Jika anda merasa terlalu sibuk untuk menjadi seoarang entrepreneur, bermainlah di pasar saham dan reksadana. Dengan hati-hati, tentunya.
Pertimbangkan segala biaya yang anda akan keluarkan jangan sampai anda menyesal karena telah mengeluarkannya. Semoga informasi yang telah kami berikan tersebut bisa bermanfaat bagi anda.

Jumat, 05 September 2014

Jenis Usaha Di Masa Pensiun Yang Dapat Dilakukan

Anda seorang pegawai swasta yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun atau berniat untuk melakukan pensiun dini? Anda khawatir tidak memiliki pendapatan lagi karena sudah pensiun kerja? Tak perlu khawatir. Walaupun sudah tidak bekerja kepada orang lain, Anda dapat memulai usaha di masa pensiun sendiri, bahkan Anda justru dapat memberikan lapangan pekerjaan kepada orang lain.
Syaratnya cukup mudah, yakni Anda hanya membutuhkan sedikit kreativitas dan kejelian untuk menangkap peluang bisnis atau pekerjaan yang dapat dilakukan. Selain itu, Anda juga perlu menjalankan sektor usaha di masa pensiun yang tidak akan membuat Anda untuk berpikir keras. Bisnis yang dipilih juga harus disesuaikan dengan kesehatan dan stamina Anda yang sudah tidak sekuat ketika masih muda. Karena itu, pintar-pintarlah untuk memulai sebuah jenis usaha di masa pensiun. Akan lebih baik lagi apabila usaha yang akan dijalankan adalah yang sesuai dengan minat atau hobi Anda. Berikut adalah jenis-jenis usaha yang dapat dilakukan di masa pensiun oleh Anda.

Travel Writer

Usaha di masa pensiunKetika memasuki masa pensiun, berarti saatnya Anda menikmati dunia, tidak lagi terkungkung oleh hiruk-pikuknya perkotaan maupun pekerjaan kantor. Jika Anda memilih bepergian untuk mengisi masa pensiun, Anda dapat memperoleh keuntungan ketika melakukan perjalanan itu, yakni dengan membuat sebuah tulisan mengenai perjalanan Anda maupun destinasi yang dikunjungi. Tulisan Anda nantinya dapat dikirimkan ke majalah-majalah atau situs traveling, tentunya Anda akan mendapatkan bayaran untuk karya Anda itu. Walaupun tidak seberapa, tapi bayaran yang diterima tentu akan semakin banyak seiring dengan kualitas tulisan serta popularitas Anda yang menanjak sebagai seorangtravel writer.

Fotografer

Fotografer lepasSelain menghasilkan uang melalui tulisan yang Anda buat berdasarkan perjalanan yang dilakukan, Anda juga dapat menerima pemasukan dari foto-foto yang Anda ambil. Secara umum, harga sebuah foto lebih mahal daripada sebuah tulisan. Karena itu, jika sedang bepergian, jangan lupa untuk memotret segala hal yang Anda temui karena foto karya Anda itu bisa saja dibutuhkan oleh orang lain. Anda dapat menawarkan foto-foto perjalanan Anda kepada majalah maupun situs traveling. Harga yang diberikan pun berbeda-beda. Semakin langka dan unik foto yang Anda ambil, semakin besar pula bayaran yang Anda terima.

Beternak

Usaha ternak Ketika memasuki masa pensiun, biasanya orang-orang akan memilih untuk pulang kampung atau memilih pindah dari kota yang padat. Dengan demikian, untuk menghabiskan waktu di tempat baru, jenis usaha di masa pensiun yang dapat dilakukan adalah dengan beternak, seperti beternak ayam, ikan, atau bebek. Seperti diketahui, tingkat permintaan ayam, ikan, dan bebek di Indonesia sangatlah tinggi. Karena itu, Anda tak perlu khawatir hasil ternak Anda tidak akan laku.
Jenis usaha ini tidaklah terlalu rumit dan menuntut otak untuk bekerja keras. Anda hanya membutuhkan modal awal serta tempat untuk beternak. Untuk mempermudah kerja Anda—terutama yang terkait dengan pekerjaan fisik, Anda dapat mempekerjakan seorang karyawan yang akan membantu Anda untuk merawat hewan ternak Anda, seperti memberi makan atau membersihkan kandang.

Investasi

Investasi propertiJika Anda memiliki keahlian dalam keuangan, mungkin berinvestasi adalah pilihan yang tepat. Tentunya, investasi yang akan dilakukan adalah untuk jangka pendek atau menengah, bukan investasi jangka panjang. Pilihan investasi yang dapat Anda lakukan adalah bermain saham atau properti. Untuk berinvestasi saham, mengingat Anda sudah memasuki masa pensiun, berarti Anda tidak boleh memilih saham yang memiliki tingkat risiko tinggi, cukup pilih investasi dengan risiko rendah.
Investasi properti juga memiliki peluang yang sangat besar, mengingat harga properti dan tanah selalu meningkat. Atau, jika Anda tidak mau melakukan bisnis jual-beli properti, Anda dapat menggunakan modal yang dimiliki untuk membangun beberapa kost atau kontrakan. Ini merupakan investasi yang sangat menjanjikan. Anda cukup membangun beberapa kost atau kontrakan, dan tiap bulan biarkan uang sewa kost atau kontrakan mengalir ke rekening Anda.

Penyewaan Kendaraan

Jasa penyewaan kendaraanApabila ketika di masa muda Anda cukup sukses dan memiliki banyak kendaraan, ada baiknya kendaraan-kendaraan tersebut tidak Anda jual, melainkan disewakan. Dengan menjalani bisnis penyewaan, Anda tidak perlu memikirkan banyak hal. Jika Anda tidak mau repot, Anda tinggal menitipkan kendaraan yang dimiliki ke tempat penyewaan mobil atau motor. Nanti Anda tinggal melakukan hitung-hitungan mengenai keuntungan yang diperoleh dari hasil menyewakan kendaraan Anda.

Toko Online

Bisnis toko onlineWalaupun kebanyakan pelaku bisnis toko online adalah anak muda, bukan berarti seorang pensiunan tidak boleh berpartisipasi. Walaupun keuntungan yang diperoleh dari toko online belum tentu besar dan jelas, tapi modal yang dikeluarkan pun tidak terlalu besar. Karena itu, tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis ini.



Konsultan

Jasa konsultanJika sebelumnya Anda bekerja di sebuah perusahaan konsultan, maka ketika pensiun tidak ada salahnya untuk menjalankan bisnis konsultan Anda sendiri. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa mungkin menyediakan jasa konsultan ini tidak bisa Anda lakukan seterusnya, sebab menyediakan jasa konsultasi memerlukan otak yang bekerja keras. Berbisnis jasa konsultasi ini dapat Anda lakukan di awal-awal masa pensiun saja, ketika otak Anda masih mampu untuk bekerja cukup keras. Jenis konsultasi yang dapat Anda tawarkan adalah mengenai keuangan atau investasi.
Apa pun jenis usaha di masa pensiun yang Anda pilih, lakukanlah yang sesuai dengan minat maupun kemampuan Anda. Jangan terlalu serius menjalani usaha ini, setidaknya minimal jangan sampai bisnis Anda mengalami kerugian. Jika Anda terlalu serius dan menuntut untung yang besar dari bisnis Anda, takutnya masa tua Anda menjadi tertekan karena harus mengurus bisnis tersebut.
sumber : iMoney