Selasa, 01 Oktober 2013

Mengatasi Bau Tidak Sedap pada Vagina


Dan berikut ini ulasan dari ahlinya, Menurut Dr Lauren Streicher, asisten profesor klinis kebidanan dan ginekologi di sekolah kedokteran Northwestern University, miss-V yang berbau umumnya disebabkan oleh pH feminim yang tidak seimbang. Menstruasi, hubungan seksual, douching (membersihkan vagina) dengan cara yang salah dan penggunaan sabun juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan ini. Beberapa Penyebab Bau Tak Sedap pada Vagina Menurut Dr Sharon R. Thompson dari Central Phoenix Obstetrics and Gynecology menjelaskan beberapa item yang dapat menyebabkan gangguan dalam keseimbangan vagina, seperti sabun, detergen cuci baju, panty liner, beberapa jenis pakaian dan kondom lateks. “Wanita yang sering mengalami vagina bau harus bisa menilai lingkungannya yang berpotensi menyebabkan iritasi dan membuat perubahan untuk menghilangkannya,” jelas Dr Thompson, dilansir melalui Sheknows (27/4). Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap pada Vagina Anda sebaiknya selalu mandi teratur, mengganti pakaian dalam yang basah atau terkena keringat dan menghindari penggunaan berulang pakaian ketat. “Banyak produk yang dipasarkan khusus untuk daerah kelamin perempuan, yang terkadang dapat mengganggu keseimbangan pH normal, menyebabkan iritasi dan infeksi,” tambah Dr O’Connor. Penggunaan sabun wangi juga berpotensi membuat masalah vagina bau menjadi lebih parah dalam jangka panjang. Menurut Dr O’Connor, sabun wangi dan gel yang mengandung parfum dan bahan lain dapat mengiritasi jaringan halus di daerah kelamin. Anda juga perlu tahu kapan bau di daerah kewanitaan Anda sudah melewati batas, dan dapat menjadi sesuatu yang berbahaya. Dr O’Connor menyarankan Anda untuk melihat timbulnya ruam, iritasi atau rasa gatal dan perubahan pada bau vagina Anda. Jika Anda melihat salah satu gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera temui dokter. Dan semoga informasi mengenai cara mengatasi bau tidak sedap pada vagina diatas bisa membantu dan menambah wawasan anda dalam pentingnya kesehatan alat reproduksi pada wanita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar